Senin, 12 Desember 2011

HOPES



Seandainya Saya Menjadi Anggota DPD RI

The “Green’’ Quality of a Leader

Puji syukur kehadirat Tuhan adalah hal pertama yang saya lakukan ketika terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia. Yang kedua saya ucapkan terima kasih pada masyarakat yang telah mengamanahkan tugas pada saya. Dengan hati yang bersih dan tulus saya luruskan niat saya menjadi anggota DPD. Saya memiliki visi dalam diri saya yaitu “Bernurani, Berbudi Pekerti Luhur dan Berkarakter Unggul” dalam membangun daerah yang kelak akan saya pimpin. Saya merasa tertantang untuk menjadi wakil daerah tertinggal seperti Papua. Seperti kita ketahui bahwa daerah tersebut memiliki kekayaan alam yang sungguh melimpah, namun masyarakatnya hidup dalam keterpurukan dan masalah besar, ibarat Si Cebol Hendak Menggapai Bulan. Inilah yang menjadi keprihatinan saya.
Sungguh luar biasa jika kita dapat memperbaiki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Papua, inilah yang menjadi target utama saya melalui program “DPD Responsif” dengan konsep ‘’The Green of Leader’’ . Apabila hal ini berhasil, harapan saya mereka akan seperti rakyat Brunei Darusalam yang hidup dengan kesejahteraan dan keharmonisan karena didukung oleh SDA (minyak) yang melimpah, jika mereka bisa kita juga harus bisa. Indeks Pembangunan Manusia diantaranya diukur melalui pendidikan dan kekuatan ekonomi. Berikan daerah tertinggal akses pendidikan yang baik agar kelak generasi penerus akan mampu mengolah kekayaan alamnya sendiri dengan ilmu yang mereka miliki. Berdayakan mereka dalam pekerjaan melalui SDA daerahnya, karena ini akan menjadikan mereka sejahtera dan jangan pihak asing yang diberdayakan disana. Keberhasilan pada dua bidang ini nantinya akan berimbas pada bidang lain. Lambat laun daerah tertinggal tidak akan termarginalkan lagi.
Dalam menjalankan tugas, saya akan lebih responsif dan merakyat dengan mereka. Daerah tertinggal seperti Papua masih memiliki pemikiran primitif, terkadang mereka menaruh kecurigaan pada pejabat daerah. Strategi saya adalah melakukan sistem komunikasi yang baik dan membentuk sosialisasi yang lebih mendekat pada kehidupan mereka. Saya akan mengembangkan konsep “Green Mindset’’ artinya memiliki pola pikir positif untuk membangun mereka. Saya akan bersikap sederhana sebagai anggota dewan dan tidak hidup berlebihan dengan memegang konsep “Green Attitude”. Saya ingin menjadi inspirator bagi mereka dan tulus ingin membangun daerah tertinggal diawali dengan perbaikan mental yang berkarakter unggul melalui IPM.
Saya juga akan tegas pada pihak-pihak yang ingin mencoba untuk mempermainkan keadaan mereka. Saya akan lebih konservatif pada daerah dan rakyat yang saya pimpin. Bagi pihak yang mencoba ingin mempermainkan keadaan mereka, maka saya akan menjadi tonggak terdepan dalam menangani mereka. Sebagai anggota dewan saya juga akan menciptakan budaya mau meminta maaf jika saya memang benar-benar salah menjalankan wewenang dan siap untuk diadili sesuai hukum yang berlaku. Saya ingin menjalankan tugas secara profesional, karena bagi saya profesional dalam menjalankan tugas adalah segala-galanya.
Cintailah rakyat dan daerah yang kita pimpin. Bahu membahu adalah suatu proses yang penting dalam menjalankan tugas untuk kemajuan bersama. Saya ingin menjadi anggota dewan yang bijak dan berkarakter. We will never be better unless we try it. Intinya, mau di daerah manapun saya memimpin maka akan saya luruskan niat saya. Jangan berikan air mata pada mereka, tapi berikanlah mata air kehidupan untuk hidup yang lebih baik. Amin....